Chapter 57 - Ibu Yul (1/2)
”Bapak tau kamu masih memikirkan tuan Ali, tapi bapak harap kamu bisa mengambil keputusan lebih baik demi masadepanmu nanti!” Ayah Adith mengingtkan Adith terhadap kesepakatan mereka sebelumnya menengenai impian dan cita-cits yang akan dikejarnya dengan tidak mengesampingkan perusahaan nantinya.
”Tentu Pa,” tatap Adith meyakinkan ayahnya. Ayah Adith tersenyum menepuk pundak Adith dan berjalan masuk meninggalkan mereka ditaman.
Pagi hari dirumah Alisya.
”Kamu mau kemana sudah rapi gitu???” tanya nenek Alisya melihat Alisya yang sudah berpakaian rapi.
”Yah kesekolah nek, kemana lagi?” tanya Alisha bingung dengan reaksi neneknya sambil memasang sepatunya.
”Oh gitu, tolong nenek dong liat kalender ini hari sudah tanggal berapa? nenek mau ke bank buat ngurus sesuatu!” pinta neneknya lembut.
”Tanggal 13 nek, hari ini tanggal merah jadi bank nya tutup!” teriak Alisya pelan.
”Oohhhh...” nada suara neneknya terdengar mengalun mengejek.
”Nenek...!!!!!” tawa neneknya pecah mendengar rengekan Alisya yang sadar kalau hari itu tanggal merah yang berarti sekolah libur.
”Ganti baju sana! bantu nenek berikan ini ke kakekmu! Dia sedang berada di indonesia sekarang. Dia akan paham ketika membukanya!” Neneknya memasang wajah serius.
Alisya mengangguk pelan. selama ini neneknya berusaha menyembunyikan keberadaanya demi dirinya namun sekarang ia tak perlu bersembunyi lagi karena Alisya sendiri yang memilih untuk menunjukkan diri dan merasakan kehidupan normal layaknya anak SMA lainnya tanpa harus terus bersembunyi. Alisya bersyukur karena selama ini neneknya lah yang membantunya bersembunyi dengan baik.
”Tapi nek, jarak dari sini kesana kan jauh... aku harus menelpon Karin dulu untuk meminjam mototrnya!”
”Bukannya kamu punya motor?” neneknya melirik ke arah kunci motor yang sudah lama tidak dipakainya.
”Sudah 3 tahun ini aku tidak memakainya!”
”Tak perlu khawatir, nenek selalu menghangatkannya dan dan merawatnya dengan baik!” jelas neneknya menyodorkan kunci ke tangan Alisya.
Motor Alisya adalah Kawasaki Ninja H2R yang merupakan salah satu motor produksi dari Kawasaki terbaru yang diklaim memiliki teknologi supercharged, yang hanya ada satu di dunia. Motor yang dijual dengan harga selangit ini, memiliki teknologi terbaik untuk kelas motor sport.
Sudah lama sejak terakhir kali dia menggunakan motor hadiah pemberian kakeknya itu. Bagi Alisya motor itu terlalu mahal untuk di pakai seorang anak SMA sehingga ia tak pernah memakainya. Motor itu dibelikan kakek Alisya jauh sebelum Alisya melarikan diri dari kakeknya karena membenci sifat kakeknya yang terlalu keras terhadapnya yang memaksakan dirinya untuk mengambil Alih perusahaan ibunya.
Alisya berangkat menggunakan motornya dengan berpakaian serba hitam. Tubuhnya yang tinggi membuatnya tampak sangat keren memakai motor itu terlebih lagi karena dia memakai helen Ninja yang kontras dengan warna motornya. Pakaian yang digunakan Alisya memiliki spesialisasi khusus yang dapat dengan mudah dilepas dan dipakai. Benar-benar pakaian khusus yang biasa dia gunakan ketika mendapat misi khusus.
”Tu,,, Tuan Ali...” Alisya berhenti tepat di mobil pengawal kakeknya yang selalu sedia 24 jam setiap saat demi mengawasi sekaligus melindungi Alisya.
”Ikut Aku!!!” Alisya membuka helemnya dan meminta dengan nada sopan yang tegas.