Chapter 137 - Praktikum (1/2)
Di dalam laboratorium Kimia.
”Perhatian semuanya, praktikum yang akan kita lakukan ini akan sedikit berbahaya dibanding dengan praktikum lainnya yang dulu kalian pernah dapatkan sewaktu kalian masih berada dikelas 10 ataupun 11 sebelumnya. Untuk itu bapak harapkan kehati-hatian kalian ketika pelaksanaan praktikum nanti” Pak Yuda guru kimia mengarahkan semua siswa dengan penuh perhatian dan waspada.
”Baik paaak...” Jawab semuanya serentak memahami maksud dari pak Yuda.
”Sekarang silahkan maju kedepan untuk mengambil nomor. Nomor yang sudah didapatkan nanti akan otomastis menjadi nomor kelompok kalian masing!” ucap pak Yuda sambil mengabsen satu-persatu nama siswa untuk mengambil nomor.
Adora menjadi orang pertama yang maju kedepan untuk mengambil nomor diikuti siswa lainnya hingga nama siswa yang terakhir.
”Kelompok 1 menempati meja sebelah kiri terus selanjutnya sampai ke kemeja sebelah kanan berturur turut kebelakang hingga ke kelompok 5. Jika sudah mengambil nomor kalian bisa melihat nomor yang sudah dipegang selanjutnya menuju ke meja kelompok masing-masing” jelas pak Yuda kembali setelah menunjukkan bagian bagian meja yang harus dituju tiap pemegang nomor.
”Oh,, aku kelompok satu” Adora melihat nomornya dan menuju ke meja satu bersamaan dengan datangnya Alisya serta Aurelia.
”Aku tak menyangka kita akan tau kelompok!” Aurelia memandang Alisya dan Adora bergantian. Alisya hanya bisa tersenyum melihat keduanya.
”Jadi, apakah kita bisa mulai???” Beni datang dengan penuh percaya diri bersikap seolah telah resmi menjado ketua kelompok.
”Apa yang bisa dimulai olehmu? kau bahkan tidak tau apa yang akan kita lakukan pada praktikum kali ini” Cela Gani melihat kepercayaan Beni yang berlebihan.
”Jadi siapa yang akan menjadi ketua kelompoknya?” tanya Adora harus cepat memutuskan secepatnya.
”Tentu saja Alisya, dia lebih tau apa yang harus dilakukan!” tegas Gani melirik kearah Alisya.
”Tidak, aku rasa beni lebih cocok!!! kepercayaan dirinya sangay bagus dalam kelompok dia bisa memberi semangat lebih kepada kita semua.” Tegas Alisya dengan senyumannya yang nakal.
”Apa yang sedang direncanakan anak itu?” gumam Karin saat melihat senyuman Alisya yang sangat dikenalinya jika sudah merencanakan sesuatu atau mendapatkan sesuatu. Namun Karin belum bisa mengetahui taraf bahaya dari senyuman itu karena Alisya dengan cepat mengubah ekspresinya.
”Kau yakin menunjuk dia sebagai ketua?” Aurelia tak mengerti apa maksud Alisya.
”Tentu saja!!!” tegas Alisya penuh keyakinan. ”Energi positifnya bisa membuat kita semua menjadi lebih semangat, selain itu aku takut kurang fokus karena mengantuk dan kelelahan makanya akan lebih baik jika Beni yang menjadi ketua kelompoknya. Aku akan mengawasi dan mengarahkannya nanti” Jelas Alisya meyakinkan teman-temannya.
”Baiklah semuanya, jika semua anggota sudah berada diposisi masing-masing tulislah alat dan bahan yang akan kalian gunakan pada praktikum kali ini berdasarkan modul praktikum yang sudah kalian pegang beserta nama penanggung jawab dari pengambil” terang pak Yuda mengarahkan dengan penuh ketegasan.