Chapter 167 - Yona (1/2)
”Masuklah, kami akan berada di belakangmu, Adith dan Riyan akan berjalan mengisi kedua sisimu!” Alisya segera memotivasi Yona setelah mereka tiba di rumah Zein.
”Apa aku tidak terlalu mencolok?” Yona masih meragukan dirinya sendiri. Ia yang terbiasa memakai pakaian sederhana kini terlihat sangat jauh berbeda.
Yona terlihat sangat anggun dengan pakaian yang melekat ditubuhnya. Tidak mewah dan menor, Yona tampak natural dan apa adanya karena Karin hanya ingin mengeluarkan inerbeauty miliknya.
”Kau hanya akan terlihat bodoh jika kau bersikap kaku seperti itu!!!” Nada suara Alisya yang rendah dan dingin seketika menusuk kedalam hati Yona.
”Perempuan ini, dia selalu membantu dengan cara yang dingin!” Karin mencubit Alisya yang terlalu terang-terangan saat mengatakan apa yang ada dipikirannya.
”Maaf, dia memang suka seperti itu! Jika kamu tidak bisa melakukannya, kita bisa pulang sekarang. Biar kami mengantar mu!” Rinto mendapat tatapan tajam Alisya akibat perkataannya.
”Tidak, kak Alisya benar! Selain itu, kalian sudah melakukan banyak hal jadi aku akan melakukan apa yang harus aku lakukan juga!” ucap Yona meyakinkan dirinya sendiri.
”Bagus!!! perempuan akan terlihat sangat cantik jika penuh rasa percaya diri.” Ucap Riyan menyemangati Yona.
”Bisa kita masuk sekarang?” ajak Adith kepada mereka semua.
”Sebentar!!!” Yona menarik nafas dan menghembuskannya beberapa kali sebelum akhirnya mengangguk mantap.
Dengan penuh percaya diri dia melangkahkan kakinya masuk menuju pekarangan rumah Zein didampingi oleh Adith dan Riyan serta diiringi oleh Alisya dan yang lainnya.
Semua orang yang melihat mereka terkejut dan terkagum-kagum dengan sekumpulan pangeran dan putri yang sedang mengawali ratunya yang terlihat mempesona.
”Jod, Jody... Jody!!!” panggil temannya kepada Jodi yang sibuk berpacaran.
”Apa sih mengganggu saja!” bentak Jody dengan kasar. Ia tak suka karena temannya sedang mengganggu kesenangannya.
”Kamu liat siapa yang datang!” tambah temannya yang lain dengan tatapan terkejut bukan main.
Jody yang tak peduli masih bermesrah mesraan dengan pacarnya masih tak memperdulikan apa yang sedang ingin ditunjukkan oleh teman-temannya.
”Liat dulu kenapa sih, kau akan menyesal jika tidak melihat ini.” ucap temannya lantang membuat Jody dengan malas melihat kearah yang ditunjukkan oleh temannya itu.
Untuk beberapa saat ia tidak mengenali siapa yang sedang ditunjukkan oleh temannya namun ketika melihat dengan lebih seksama, ia akhirnya mengenali senyuman yang tampak diwajah manisnya itu.
”Yona??? Bagaimana bisa... Apa yang dilakukannya disini?” ucap Cenia kaget begitu mengenali wajah Yona yang sangat jauh berbeda dari yang selama ini selalu mereka lihat.