Chapter 537 - Menciptakan Kehebohan (1/2)
Melihat Adith yang sangat mengkhawatirkan dirinya membuat Alisya perlahan bangkit dari tidurnya dan menatap Adith dengan sangat dalam. Dia memandang wajah Adith yang sangat tampan dan menawan itu, membayangkan kalau wajahnya akan memiliki wajah yang mirip dengan anaknya nanti.
”Aku sangat merindukanmu Dith.” ucap Alisya singkat dengan tersenyum nakal ingin menjahilinya terlebih dahulu.
”Iya, aku juga sangat merindukanmu.” Jawab Adith terus sibuk memeriksa kesehatan Alisya.
”Aku mencintaimu Dith” ucapnya lagi masih tersenyum-senyum sendiri tanpa di sadari oleh Adith
”Iya, aku juga mencintaimu.” Ucapnya sembari terus melanjutkan pemeriksaanya.
”Aku hamil Dith!” ucap Alisya mulai memandanganya dengan serius.
”Iya, aku yang menghamilimu!” jawabnya tegas sembari melihat ke mata Alisya menggunakan senter khusus miliknya.
”Kau harus berbaring agar aku bisa memeriksamu dengan benar.” Ucap Adith tidak menyadari apa yang baru saja dikatakannya. Namun saat ia ingin kembali membaringkan Alisya, dia tiba-tiba terhenti dan menatap Alisya dengan tajam.
”A… apa yang kau katakan tadi? Bisakah kau mengulanginya sekali lagi?” Adith kembali mendudukkan Alisya dan menatapnya dengan sangat serius.
”Aku merindukanmu?” ucap Alisya berpura-pura bodoh.
”Bukan, setelah itu!” Pinta Adith dengan berharap-harap cemas.
”Aku mencintaimu?” tanya Alisya lagi masih ingin mengerjainya.
”Alisya… Aku mohon!” Adith terlihat memelas kepada Alisya agar dia mengatakannya.
”Aku hamil Dith, Aku akan jadi ibu dan kamu akan jadi Ayah.” Ucap Alisya memegang kedua pipi Adith dengan gemas.
”Ka… kamu yakin?” tanya Adith ingin memastikan apa yang dikatakan oleh Alisya sekali lagi.
”Iya, disini sudah ada benih dari Adith Junior!” tegas Alisya sekali lagi mengambil tangan Adith dan meletakkannya di perutnya.
Adith tertegun dengan wajah yang terlihat kosong. Dia sangat terkejut mendengar apa yang baru saja di katakan oleh Alisya, sehingga secara perlahan dia keluar dari kamar Alisya dan berdiri dihadapan Yani dan Karin yang sedang asik menguping pembicaraan mereka berdua.
”Eh buseett!” Karin kaget saat menyadari Adith sudah berada di hadapan mereka.
”Alisya beneran hamil???” tanya Adith kepada mereka berdua dengan suara yang keras dan menggucang tubuh keduanya secara bergantian dengan kuat.
”Woyyy! Biasa aja, kamu nggak percaya sama istri kamu?” Karin yang kesal segera memukul kepala Adith yang langsung membuat otak Adith seolah terkumpuk kembali.
”Pufffttt Iya pak, Alisya beneran hamil. Selamat, bapak sudah menjadi seorang ayah sekarang.” Yani yang memberi selamat padanya langsung membuatnya benar-benar sadar.
”Uwaaahhhhh…. ALISYA HAMIL!!! Aku seorang BAPAK sekarang!!!” Adith yang berteriak kencang hingga menggemparkan seisi rumah kembali membuat semuanya tertawa dengan sangat heboh begitu pula dengan Ayah Alisya yang sudah berjalan keluar menghampiri Adith.
”Kar… Kamu nggak apa-apa sudah menggeplak kepala pak Adith seperti itu?” tanya Yani mengkhawatirkan Karin atas apa yang sudah ia lakukan sebelumnya.
”Tidak apa-apa, hari ini dia lagi Bahagia, jadi dia pasti akan melupakan apa yang baru saja aku lakukan padanya!” ucap Karin memandang tangannya yang bergetar hebat karena menyadari apa yang baru saja ia lakukan pada Adith.
Alisya keluar dari kamarnya, memandang Adith dengan penuh kebahagiaan. Dia bisa merasakan bagaimana terkejut dan bahagianya Adith saat mendengar berita mengenai kehamilannya saat ini, terlebih karena mereka memang sudah sangat menantikan kehadiran dari seorang anak.